Normans Luntungan Soroti Keterbatasan Kapal ke Sitaro, Minta Pemprov Sulut Perhatikan Keselamatan Penumpang

oleh -253 Dilihat

MAESANEWS, MANADO – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Normans Luntungan, menyuarakan aspirasi masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terkait keterbatasan armada kapal yang melayani rute pelayaran menuju wilayah tersebut.

Aspirasi itu disampaikan Normans melalui interupsi dalam rapat paripurna DPRD Sulut yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (19/10/2026). Ia meminta Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, meneruskan persoalan tersebut kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, saya akan menyampaikan aspirasi masyarakat Sitaro berkaitan dengan kapal. Setiap harinya, kapal yang berlayar ke Sitaro hanya satu,” ungkap Normans.

Menurutnya, keterbatasan armada transportasi laut tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama menyangkut keselamatan dan kenyamanan penumpang. Ia mengingatkan bahwa jumlah penumpang yang tidak sebanding dengan kapasitas kapal dapat meningkatkan risiko selama pelayaran.

Normans juga menyinggung insiden kebakaran Kapal Barcelona yang melayani jalur Kepulauan Talaud. Ia berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan transportasi laut.

“Belum lama ini ada kecelakaan Kapal Barcelona di jalur Kepulauan Talaud. Hal itu disebabkan banyaknya penumpang di kapal tersebut sehingga kondisinya sudah tidak beraturan,” ujarnya.

Ia menilai, persoalan keterbatasan armada kapal menuju Sitaro perlu segera dicarikan solusi agar tidak memunculkan persoalan yang berpotensi membahayakan masyarakat pengguna jasa transportasi laut.

Normans pun meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memfasilitasi koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Syahbandar, untuk mencari jalan keluar atas terbatasnya layanan pelayaran ke wilayah kepulauan tersebut.

“Daripada kita saling menyalahkan satu dengan yang lainnya, menyalahkan pihak kapal, pemerintah, atau rekan-rekan lainnya, mohon dibantu untuk diperhatikan, Bapak Gubernur. Katanya, Syahbandar yang menahan kapal lainnya untuk berlayar. Kiranya hal ini dapat difasilitasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah konkret melalui koordinasi lintas pihak, sehingga kebutuhan transportasi laut masyarakat Sitaro dapat terpenuhi tanpa mengesampingkan ketentuan dan standar keselamatan pelayaran.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Fransiskus Andi Silangen, menyampaikan apresiasi atas masukan yang disampaikan Normans.

“Nanti akan diperhatikan oleh Bapak Gubernur,” pungkas Fransiskus.

Aspirasi ini menjadi perhatian terhadap pentingnya ketersediaan transportasi laut yang memadai bagi masyarakat kepulauan, sekaligus perlunya memastikan setiap layanan pelayaran berlangsung dengan aman dan sesuai kapasitas penumpang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.