Gubernur Yulius Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulhas di Manado

oleh -328 Dilihat

MAESANEWS, MANADO — Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus Komaling (YSK) menyambut langsung kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Rabu (7/10/2026).

Menko Pangan tiba di Bandara Sam Ratulangi sekitar pukul 15.25 WITA. Kedatangannya disambut Gubernur Yulius Selvanus sebelum keduanya menuju ruang VIP untuk jamuan dan pertemuan.

Kunjungan Zulhas ke Sulawesi Utara kali ini membawa sejumlah agenda yang berkaitan dengan sektor pangan serta pengembangan komoditas unggulan daerah, khususnya kelapa.

Salah satu agenda utama yakni pembukaan resmi Musyawarah Nasional (Munas) Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (Kopek) II Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Selanjutnya, pada Kamis (8/10/2026), Menko Pangan dijadwalkan menghadiri Pasar Murah Menko Pangan. Agenda lainnya adalah Special Remarks World Coconut Day 2026 yang juga akan digelar pada 8 Oktober 2026.

Rangkaian agenda tersebut menjadi momentum bagi Sulawesi Utara untuk memperkuat pengembangan komoditas kelapa sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah bagi petani dan masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor tersebut.

Kehadiran Menko Pangan juga berlangsung di tengah perhatian pemerintah terhadap stabilitas pangan dan harga kebutuhan pokok. Sebelumnya, Zulhas mendorong pemerintah daerah untuk memperbanyak pelaksanaan pasar murah sebagai salah satu langkah menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus membantu pengendalian inflasi.

Dengan rangkaian agenda tersebut, kunjungan Menko Pangan ke Sulawesi Utara menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dalam urusan ketahanan pangan, stabilitas harga, serta pengembangan komoditas strategis daerah.

Bagi Sulawesi Utara, momentum World Coconut Day 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kelapa daerah kepada jejaring nasional maupun internasional.

Pengembangan hilirisasi menjadi salah satu aspek penting agar komoditas kelapa tidak hanya dijual sebagai bahan mentah, tetapi dapat menghasilkan produk bernilai tambah yang pada akhirnya memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi petani dan masyarakat Sulawesi Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.