Gubernur YSK Lantik Administrator Pemprov Sulut, Tekan Penataan Organisasi Berdasarkan Kompetensi

oleh -396 Dilihat

MAESANEWS, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) memimpin langsung pelantikan serta pengambilan sumpah dan janji jabatan administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Selasa (30/12/2025).

‎Sejumlah pejabat administrator resmi dilantik dan mendapatkan amanah baru sesuai kebutuhan organisasi. ‎Adapun pejabat yang dilantik yakni, Victor Arthur, yang sebelumnya menjabat Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sulut, kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Protokol pada Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sulut.

‎Selanjutnya, Clief Ridel Wangke yang juga sebelumnya menjabat Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda pada Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sulut, dilantik sebagai Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi (Kabid Kominfo) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. ‎Sementara itu, Wyllem Novi Mantiri yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Protokol pada Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Sulut, kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pemuda pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Daerah Provinsi Sulut.

‎Disamping itu juga ada Hendra Tambajong, yang sebelumnya menjabat Kabid Kominfo Pemprov Sulut, dilantik sebagai Kepala Bidang Koordinasi Perencanaan dan Fasilitasi Kerja Sama pada Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. ‎Dalam sambutannya, Gubernur YSK menegaskan bahwa pergeseran atau rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam perjalanan karier seorang aparatur sipil negara (ASN). Ia menyebut konsep tour of duty dan tour of area sebagai bagian penting dari proses pembinaan karier.

‎“Kalau tidak terjadi tour of duty, maka proses karier akan berhenti. Ini hal yang biasa, baik bagi ASN, TNI, Polri, maupun di sektor swasta. Organisasi tidak boleh berhenti di satu titik,” ujar Gubernur YSK.

‎Gubernur juga menekankan bahwa setiap keputusan mutasi dan rotasi telah melalui pertimbangan matang bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD).  ‎Ia memastikan bahwa kebijakan tersebut bukan didasari faktor suka atau tidak suka, melainkan murni untuk penataan organisasi.

“Saya berusaha untuk tidak menyakiti anak buah saya. Prinsip saya adalah bagaimana karier bawahan bisa berjalan lancar dan kesejahteraannya diperhatikan. Itu tugas seorang pemimpin,” tegasnya.

‎Gubernur YSK juga mengungkapkan bahwa penataan jabatan akan terus berlanjut, termasuk pada Januari mendatang, dengan komitmen menempatkan setiap ASN sesuai kompetensi dan kapasitasnya. ‎Menurutnya, organisasi harus terus bergerak agar memberi ruang bagi semua untuk berkarya dan berinovasi. ‎

“Organisasi harus bergerak. Jangan pasrah dengan keadaan. Kita harus berani berinovasi dan melakukan terobosan, minimal di tempat kita masing-masing,” tambahnya. ‎

Menutup sambutannya, Gubernur YSK mengajak seluruh jajaran Pemprov Sulut untuk bekerja bersama memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.  ‎Ia menegaskan bahwa tujuan utama ASN adalah melayani masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan, baik melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, maupun sektor pelayanan publik lainnya.

(Gama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.