Gubernur YSK: Sulawesi Utara Siap Jadi Tuan Rumah Pesparani Nasional 2027

oleh -703 Dilihat

MAESANEWS, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Provinsi Sulawesi Utara di Aula Mapalus Kantor Gubernur pada hari Selasa (18/11/2025). Acara ini menandai kesiapan Sulut untuk menjadi tuan rumah Pesparani Nasional IV tahun 2027.

Acara pembukaan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Uskup Manado YM. Mgr. Benedictus E. R. Untu MSC, Sekretaris Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Nasional (LP3KN) Dr. Salman Habeahan, Kepala Kanwil Kemenag Sulut Dr. H. Ulyas Taha, serta unsur Forkopimda termasuk Kasdam Merdeka.

Pesparani I Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum bersejarah bagi umat Katolik di Sulut untuk menampilkan berbagai talenta seni rohani, mulai dari lomba paduan suara, pembacaan puisi iman, hingga drama liturgi yang diikuti oleh seluruh kabupaten/kota. Rangkaian kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dan melibatkan ribuan peserta dari berbagai usia, menjadikan Aula Mapalus sebagai pusat kolaborasi antara pemerintah dan gereja.

Dalam sambutannya, Gubernur YSK menegaskan kesiapan Provinsi Sulut untuk menjadi tuan rumah Pesparani Nasional IV tahun 2027. “Sulut siap menjadi tuan rumah 2027, mari bersinergi untuk sukses besar,” ujarnya, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan umat dalam menyukseskan acara tersebut.

Sekretaris Umum LP3KN, Dr. Salman Habeahan, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Yulius Selvanus dan jajaran atas dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia juga secara resmi menawarkan Sulut sebagai tuan rumah Pesparani Nasional IV tahun 2027, yang disambut dengan antusias oleh pemerintah daerah dan tokoh agama.

Uskup Manado, Mgr. Benedictus Untu MSC, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Ia berharap kolaborasi dalam pembinaan talenta umat dapat terus berlanjut, memberikan dampak positif bagi perkembangan seni dan budaya rohani di Sulawesi Utara.

Pesparani I Sulut diharapkan menjadi model penyelenggaraan yang sukses di tingkat nasional, dengan partisipasi ribuan umat dari berbagai latar belakang budaya, termasuk Minahasa, Nusa Utara, dan Bolaang Mongondow. Perhelatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama serta mempromosikan kekayaan budaya rohani Sulawesi Utara.

(Gama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.