Sulut Raih Dua Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Revitalisasi Museum Jadi Sorotan

oleh -735 Dilihat

MAESANEWS, MANADO – Upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dalam menghidupkan kembali Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara mendapat pengakuan di tingkat nasional.

Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Sulawesi Utara meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2026 yang digelar pada Jumat (6/11/2026).

Dua penghargaan tersebut masing-masing diberikan untuk kategori Pemerintah Daerah dan kategori Museum.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Victor Mailangkay, menerima penghargaan kategori Pemerintah Daerah. Sementara penghargaan kategori Museum diterima Kepala Dinas Kebudayaan Sulut, Yorry Rommy Lesawengan.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam acara yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan Sulut, Yorry Rommy Lesawengan, mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perhatian Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) terhadap pengembangan sektor kebudayaan, khususnya melalui revitalisasi Museum Negeri Provinsi Sulut.

Menurut Yorry, pembenahan museum menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah daerah yang kini mulai menunjukkan dampak positif.

Museum tidak lagi sekadar menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga berkembang sebagai ruang edukasi dan sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat kekayaan budaya daerah.

Bahkan, minat generasi muda untuk mengunjungi museum dan mempelajari warisan budaya Sulawesi Utara mulai meningkat.

“Perhatian Pak Gubernur YSK dalam merevitalisasi Museum Negeri Provinsi Sulut merupakan kebijakan strategis di sektor kebudayaan, sehingga mampu menarik banyak kunjungan masyarakat, secara khusus generasi muda untuk belajar tentang berbagai kekayaan budaya Sulawesi Utara,” ungkap Yorry.

Ia menjelaskan, upaya Pemprov Sulut tersebut juga sejalan dengan program pemajuan kebudayaan yang dijalankan Kementerian Kebudayaan RI.

Lebih lanjut, Yorry menegaskan bahwa keberhasilan meraih dua penghargaan nasional tersebut bukan semata-mata hasil kerja Dinas Kebudayaan ataupun satu instansi pemerintahan.

Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang memiliki komitmen dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan di Sulawesi Utara.

“Penghargaan untuk kategori Pemerintah Daerah dan kategori Museum adalah bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulut serta hasil dari kolaborasi dan kerja bersama Pemerintah Provinsi Sulut, pemerintah kabupaten/kota, seniman, budayawan, organisasi, komunitas, akademisi serta stakeholder lainnya,” jelasnya.

Raihan dua penghargaan dalam AKI 2026 ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemprov Sulut untuk terus memperkuat berbagai program pelestarian dan pengembangan kebudayaan.

Selain menjaga warisan sejarah, keberadaan museum juga diharapkan semakin berperan sebagai ruang edukasi publik yang terbuka dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, kekayaan budaya Nyiur Melambai tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu yang tersimpan di museum, tetapi juga terus dikenal, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.