Gubernur YSK Tekankan Peran Strategis HNSI dalam Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan Sulut

oleh -534 Dilihat

MAESANEWS, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), menegaskan pentingnya peran Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dalam memperjuangkan kesejahteraan nelayan serta mendorong kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Utara.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur YSK saat memberikan sambutan pada pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HNSI kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, Rabu (28/10/2026), yang berlangsung di Graha Gubernuran Bumi Beringin.

Menurut YSK, pelantikan pengurus HNSI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen organisasi dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi nelayan dan masyarakat pesisir.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada para pengurus DPC HNSI kabupaten/kota se-Sulawesi Utara yang hari ini dilantik,” ungkap Gubernur YSK.

Ia berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan nelayan dan pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah.

YSK menekankan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar sebagai daerah kepulauan dan maritim. Dalam konteks tersebut, nelayan memiliki posisi strategis sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus salah satu pilar penting dalam menjaga ketahanan pangan.

Karena itu, menurutnya, nelayan dan pelaku usaha perikanan membutuhkan perhatian, perlindungan, serta pemberdayaan yang berkelanjutan.

Gubernur juga mengingatkan agar HNSI hadir sebagai organisasi yang benar-benar memperjuangkan kebutuhan anggotanya, bukan sekadar menjalankan kegiatan administratif.

Sejumlah persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama, antara lain peningkatan kesejahteraan nelayan, keselamatan saat melaut, akses terhadap sarana dan prasarana penangkapan ikan modern, serta peningkatan nilai tambah produk perikanan.

Ia menilai, berbagai tantangan tersebut membutuhkan keterlibatan aktif organisasi nelayan agar aspirasi masyarakat pesisir dapat tersampaikan dan memperoleh dukungan dari para pemangku kepentingan.

Selain memperjuangkan kepentingan nelayan, YSK mendorong HNSI untuk terus mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam menghadapi perubahan zaman. Ia menyoroti perkembangan digitalisasi dalam rantai pasok perikanan serta persoalan lingkungan kelautan yang menuntut nelayan dan organisasi untuk semakin adaptif.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan perlu dimanfaatkan untuk menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nelayan di era modern. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap berpijak pada kearifan lokal yang menjadi bagian dari karakteristik masyarakat pesisir Sulawesi Utara.

Melalui pendekatan tersebut, HNSI diharapkan mampu memperkuat kapasitas nelayan, membuka peluang peningkatan nilai ekonomi hasil tangkapan, serta merespons berbagai perubahan di sektor perikanan.

Lebih lanjut, Gubernur YSK menegaskan bahwa pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, sektor swasta, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat nelayan.

Dalam hal ini, HNSI diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan dan mendorong berbagai inisiatif yang berpihak kepada nelayan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, lanjut YSK, membuka ruang bagi organisasi nelayan untuk menyampaikan aspirasi dan membangun kerja sama. Dengan demikian, berbagai gagasan positif dapat memperoleh dukungan dan diwujudkan demi kepentingan masyarakat pesisir.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendorong pembangunan Sulawesi Utara yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.

Menutup sambutannya, YSK mengingatkan para pengurus DPC HNSI yang baru dilantik agar menjadikan jabatan organisasi sebagai ruang untuk mengabdi, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Ia berharap kepengurusan baru HNSI di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara dapat memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan kemakmuran nelayan, mendorong kemajuan daerah, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.