Kabut Asap Karhutla Kepung Bitung, Wali Kota Hengky Honandar Imbau Warga Waspadai Gangguan Kesehatan

oleh -499 Dilihat

MAESANEWS, BITUNG – Kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin meningkat di Kota Bitung menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung. Penurunan kualitas udara, baik akibat kebakaran lokal maupun asap kiriman dari Kalimantan dan Papua sebagaimana dilaporkan BMKG, mendorong Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan kesehatan.

Honandar mengingatkan bahwa paparan asap dan partikel debu halus (particulate matter) dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, hingga gangguan pernapasan lainnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengutamakan kesehatan dan keselamatan dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan. Terutama saat beraktivitas di luar rumah, dianjurkan menggunakan masker,” ujar Honandar.

Ia secara khusus meminta para orang tua untuk memastikan anak-anak menggunakan masker saat berangkat maupun pulang sekolah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko paparan asap yang dapat berdampak terhadap kesehatan anak-anak.

Selain itu, Honandar meminta seluruh tenaga pendidik di satuan pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK sederajat di Kota Bitung, agar aktif memantau kondisi kesehatan para siswa selama kualitas udara menurun.

“Seluruh tenaga pendidik diharapkan fokus memperhatikan kondisi kesehatan siswa dengan mulai membatasi kegiatan olahraga atau aktivitas di lapangan terbuka, serta memastikan para siswa tetap menggunakan masker di lingkungan sekolah,” tuturnya.

Wali Kota juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak mendesak, terutama bagi kelompok rentan, seperti balita, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat asma atau penyakit paru-paru.

Masyarakat turut diminta membatasi paparan asap, menjaga kecukupan konsumsi air putih, serta memperhatikan asupan makanan bergizi guna membantu menjaga kondisi tubuh di tengah menurunnya kualitas udara.

“Batasi paparan asap. Mari menjaga kecukupan konsumsi air putih dan memperhatikan asupan makanan bergizi untuk membantu menjaga kondisi tubuh,” ungkapnya.

Honandar juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul akibat paparan asap. Warga yang mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, maupun iritasi mata diimbau segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.

Pemkot Bitung berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan secara konsisten. Kesadaran bersama dalam menjaga kesehatan menjadi penting untuk meminimalkan dampak kabut asap, terutama bagi anak-anak dan kelompok masyarakat yang rentan terhadap gangguan pernapasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.