MAESANEWS, MANADO – Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Anik Yulius Selvanus, mengajak perempuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan diri melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dan deteksi dini kanker payudara.
Ajakan tersebut disampaikan Anik saat membuka kegiatan Sosialisasi SADARI dan Deteksi Dini Kanker Payudara bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI), Rabu (14/10/2026), di Graha Gubernuran, Bumi Beringin, Kota Manado.
Kegiatan ini diikuti 300 peserta secara langsung serta peserta daring yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.
Anik yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sulut menegaskan, edukasi mengenai SADARI sangat penting untuk membantu perempuan mengenali kondisi tubuhnya dan memahami perubahan yang terjadi pada payudara.
“Deteksi dini sangat penting karena dapat meningkatkan peluang keberhasilan penanganan kanker payudara. Karena itu, setiap perempuan perlu memiliki pengetahuan tentang SADARI dan memahami perubahan yang terjadi pada payudara,” ujar Anik.
Menurutnya, kesadaran menjaga kesehatan harus dimulai dari diri sendiri. Perempuan diharapkan tidak mengabaikan perubahan yang tidak biasa pada payudara dan segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila menemukan tanda-tanda yang mencurigakan.
“Jangan menunggu sampai kondisi menjadi lebih serius. Jika menemukan perubahan pada payudara, segera konsultasikan kepada tenaga kesehatan agar bisa mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Anik juga menyampaikan apresiasi kepada YKPI yang diketuai Linda Agum Gumelar atas kolaborasi dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya perempuan di Sulawesi Utara.
Ia menilai kerja sama antara organisasi perempuan dan lembaga yang bergerak di bidang kesehatan dapat membantu memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada YKPI atas kerja sama dan kepeduliannya dalam memberikan edukasi kepada perempuan di Sulawesi Utara. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan,” ungkapnya.
Anik turut mengajak pengurus PKK, organisasi wanita, dan para siswi SMA yang hadir agar menerapkan pengetahuan yang diperoleh sekaligus membagikannya kepada keluarga, teman, serta lingkungan sekitar.
“Pengetahuan yang diperoleh hari ini jangan berhenti pada diri kita sendiri. Mari kita bagikan kepada keluarga, teman, dan orang-orang di sekitar kita agar semakin banyak perempuan yang memahami pentingnya deteksi dini kanker payudara,” ajaknya.
Ia menambahkan, keterlibatan generasi muda dalam edukasi kesehatan merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kesehatan. Melalui partisipasi peserta dari 15 kabupaten/kota secara daring, sosialisasi ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua YKPI Linda Agum Gumelar bersama jajaran pengurus, Wakil Ketua TP PKK Sulut Dr. Merry E. Mailangkay Kalalo, S.H., M.H., Ketua Dharma Wanita Persatuan Sulut Resky Amalia Gampang bersama pengurus, serta staf ahli gubernur dan pejabat pimpinan tinggi pratama perempuan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.





