Gubernur YSK Terima Penganugerahan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

oleh -339 Dilihat

MAESANEWS, JATINANGOR – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus Komaling (YSK), menerima Penganugerahan Kartika Pamong Praja Madya sekaligus Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (12/10/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan dan disematkan langsung oleh Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi, dalam upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor. Kegiatan ini diikuti ribuan peserta, termasuk para praja IPDN dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur YSK didampingi 19 alumni IPDN asal Sulawesi Utara. Penganugerahan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan IPDN, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia aparatur pemerintahan.

Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur YSK. Ia berharap kerja sama antara IPDN dan Pemprov Sulut dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam pemberdayaan alumni IPDN yang mengabdi di daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur YSK mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya.

“Saya merasa terhormat, Bapak Rektor. Terima kasih atas penganugerahan Kartika Pamong Praja Madya dan penyematan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan ini,” ujar YSK.

Gubernur YSK juga membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan di Akademi Militer Magelang. Menurutnya, pendidikan militer telah membentuk nilai kedisiplinan, integritas, dan pengabdian yang menjadi bekal penting dalam menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Di hadapan para praja IPDN, YSK berpesan agar para calon aparatur pemerintahan mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh sebelum terjun ke tengah masyarakat.

“Jadi, untuk kalian para siswa IPDN yang sebentar lagi akan lulus, persiapkan diri kalian. Disiplin dan integritas kalian untuk mengabdi bagi negara di mana pun kalian ditempatkan,” tegasnya.

Ia menilai para praja IPDN merupakan calon pemimpin masa depan yang akan memegang peranan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, penguasaan pengetahuan, kedisiplinan, dedikasi, dan semangat pengabdian harus terus diperkuat sejak masa pendidikan.

Selain menekankan pentingnya integritas, Gubernur YSK mengingatkan para praja untuk memahami arah kebijakan pembangunan nasional melalui program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurutnya, pemahaman terhadap Asta Cita menjadi bekal penting agar para lulusan IPDN mampu menyelaraskan pelaksanaan tugas pemerintahan di daerah dengan agenda pembangunan nasional.

“Mulai dari sini kalian sudah harus mulai menghafal Asta Cita. Karena saat lulus, kalian akan berhadapan dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

YSK juga meminta Rektor IPDN agar terus mengingatkan para praja untuk memahami substansi Asta Cita, bukan sekadar menghafal program tersebut. Dengan demikian, para lulusan diharapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan nasional ke dalam pelaksanaan program pembangunan di daerah.

“Ingatkan terus, Pak Rektor, supaya Asta Cita ini betul-betul mereka pahami. Jadi, pada saat mereka bertugas nanti, mereka sudah tinggal berjalan beriringan,” ungkapnya.

Melalui penganugerahan tersebut, Gubernur YSK berharap para calon pamong praja dapat menjadikan disiplin, integritas, kompetensi, dan pengabdian sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas kepada bangsa dan negara.

Di sisi lain, penguatan kerja sama antara IPDN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara diharapkan dapat memperluas pemberdayaan alumni IPDN di daerah. Dengan begitu, kontribusi para alumni dalam penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Utara dapat semakin optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.