Setelah Temui Santri di Jombang, Wapres Gibran Serukan Semangat Kerukunan dan Persatuan kepada Pemuda Gereja di Minahasa Utara

oleh -737 Dilihat

MAESANEWS, MINUT – Usai membuka Perkemahan Santri PERMATA CAI ke-47 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, untuk membuka Perkemahan Regional Pemuda dan Remaja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara, Senin (29/06/2026).

Kehadiran Wapres disambut antusias puluhan ribu peserta yang memadati lokasi perkemahan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkokoh persatuan nasional melalui penguatan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan.

Dalam sambutannya, Wapres mengajak generasi muda untuk terus menjaga semangat kerukunan dan persatuan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

“Sebagai bangsa yang majemuk, sebagai bangsa yang berbineka, kita juga perlu benar-benar menjaga persatuan, perdamaian, dan nilai-nilai toleransi. Jangan jadikan perbedaan sebagai pemecah belah,” pesan Wapres.

Menurut Wapres, keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat. Karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi perekat persatuan sekaligus teladan dalam membangun kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghormati di tengah masyarakat.

Selain menanamkan nilai-nilai persatuan, Wapres juga mengapresiasi penyelenggaraan perkemahan yang dinilai tidak hanya memperkuat pembinaan rohani, tetapi juga membekali peserta dengan berbagai wawasan dan pendidikan karakter.

“Saya lihat materi-materinya selain pembekalan rohani, ada juga tentang mental health, leadership, bahkan tentang pemerintahan. Ini bagus sekali karena anak muda harus diberikan bekal berbagai jenis wawasan dan diperkuat pendidikan karakternya,” ujar Wapres.

Melalui pembekalan tersebut, Wapres berharap para peserta tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Dalam sesi dialog bersama peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, Wapres mengaku bangga melihat tingginya antusiasme generasi muda mengikuti kegiatan tersebut.

Salah seorang peserta, Dhani Abraham dari GPdI Kota Gorontalo, mengaku mengikuti perkemahan atas keinginannya sendiri.

“Puji Tuhan, kemauan sendiri karena ini baru pertama kali saya mengikuti perkemahan ini,” ungkap Dhani.

Sementara itu, Charlotte The Darmawan, peserta dari Sekolah Indonesia Bangkok, Thailand, mengatakan keikutsertaannya didorong oleh keinginan untuk semakin dekat dengan Tuhan sekaligus memperluas persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah.

“Saya merasa sangat bersemangat untuk ikut kegiatan ini karena dengan mengikuti kegiatan ini saya dapat mempererat hubungan saya dengan Tuhan dan dapat meluaskan relasi kepada teman-teman semua yang ada di sini. Ada sekitar 27 ribu orang, sangat banyak,” ujar Charlotte.

Menutup sambutannya, Wapres menyampaikan apresiasi kepada GPdI atas kontribusinya dalam membina generasi muda sekaligus menjaga persatuan, kerukunan, dan perdamaian bangsa melalui berbagai kegiatan yang positif.

“Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GPdI atas peran aktifnya selama ini dalam menjaga perdamaian, persatuan bangsa, serta turut mendorong pembangunan generasi muda,” pungkas Wapres.

Turut mendampingi Wapres dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, serta Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.