Kinerja Keuangan Sulawesi Utara 2025 Menguat, Didukung Stabilitas Ekonomi

oleh -1203 Dilihat

MAESANEWS, MANADO – Provinsi Sulawesi Utara mencatat kinerja keuangan daerah yang solid sepanjang Tahun Anggaran 2025. Hal ini tercermin dari pengelolaan fiskal yang semakin efektif, efisien, serta berorientasi pada hasil guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay yang mendorong penguatan tata kelola keuangan daerah.

Pendapatan dan Belanja Terkelola Baik

Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp3,65 triliun atau 96,38 persen dari target. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp1,39 triliun (91,87 persen), dengan kontribusi terbesar dari sektor pajak daerah.

Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp3,32 triliun atau 91,36 persen. Tingginya serapan belanja modal yang mencapai 94,06 persen menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dan pelayanan publik.

Pemerintah juga menerapkan kebijakan efisiensi belanja sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, melalui pengendalian belanja operasional dan fokus pada program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Struktur Keuangan Semakin Kuat

Kondisi keuangan daerah semakin kokoh dengan total aset mencapai Rp11,87 triliun, meningkat dari Rp10,78 triliun pada tahun sebelumnya. Aset tersebut didominasi oleh aset tetap seperti tanah, gedung, jalan, dan jaringan.

Di sisi lain, kewajiban daerah berhasil ditekan menjadi Rp847 miliar, sementara ekuitas meningkat signifikan menjadi Rp11,02 triliun. Hal ini mencerminkan penguatan kapasitas fiskal dan pengelolaan keuangan yang semakin prudent.

Indikator Ekonomi Tunjukkan Tren Positif

Kinerja fiskal yang kuat berjalan seiring dengan capaian indikator makro ekonomi yang unggul. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada 2025 mencapai 5,66 persen (yoy), lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Inflasi juga terkendali pada level 1,23 persen (yoy), jauh di bawah angka nasional. Sementara itu, tingkat kemiskinan tercatat 6,62 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional dan menjadi yang terendah di kawasan Sulawesi.

Optimisme Pembangunan Berkelanjutan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola keuangan melalui optimalisasi pendapatan, efisiensi belanja, serta peningkatan kualitas pengelolaan aset.

Dengan capaian tersebut, pemerintah daerah optimistis dapat menjaga momentum pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.