Optimalkan PAD dari Energi Geotermal, Pemkot Tomohon Studi Komparasi ke Kabupaten Bandung

oleh -9 Dilihat

MAESANEWS, TOMOHON – Pemerintah Kota Tomohon terus mengupayakan optimalisasi potensi sektor energi terbarukan, khususnya panas bumi (geotermal), guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan studi komparasi yang dipimpin langsung Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH bersama Wakil Wali Kota Sendy G.A. Rumajar, SE., M.I.Kom di Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Rabu (28/10/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, SE., ME bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Rombongan Pemkot Tomohon disambut Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Bandung.

Kabupaten Bandung dipilih sebagai lokasi studi komparasi karena memiliki kesamaan potensi sumber daya panas bumi dengan Kota Tomohon. Kedua daerah tersebut dianugerahi kawasan geotermal yang besar, yakni Area Kamojang di Kabupaten Bandung dan Area Lahendong di Kota Tomohon.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemerintah daerah membahas sejumlah aspek strategis terkait tata kelola dan optimalisasi pemanfaatan energi terbarukan.

Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan meliputi mekanisme perhitungan Bonus Produksi sektor panas bumi, integrasi pembiayaan program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta strategi investasi keuangan daerah dalam mendukung hilirisasi energi terbarukan.

Wali Kota Tomohon Caroll Senduk menegaskan, hasil studi komparasi tersebut akan menjadi bahan penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan dan regulasi yang konkret untuk mengoptimalkan potensi geotermal di wilayah Lahendong.

“Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen tinggi mengoptimalkan kontribusi nyata sektor geotermal terhadap PAD. Hasil dari Kabupaten Bandung ini akan kami formulasikan menjadi kebijakan taktis agar kekayaan energi terbarukan di Lahendong dapat langsung dirasakan dampaknya dalam mendongkrak kesejahteraan serta kualitas hidup seluruh masyarakat Kota Tomohon,” tegas Wali Kota.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Tomohon berharap dapat mengadopsi berbagai formula dan strategi kebijakan yang telah diterapkan di Kabupaten Bandung, khususnya dalam mengelola potensi panas bumi agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi daerah.

  • Dengan demikian, potensi energi terbarukan di kawasan Lahendong diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap penyediaan energi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan PAD, pembangunan daerah, dan kesejahteraan masyarakat Kota Tomohon. (Eca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.